autisme infantil dini
early infantile autism
Ringkasan Singkat
Istilah historis untuk gangguan perkembangan saraf yang kini dikenal sebagai gangguan spektrum autisme (ASD), yang pertama kali dideskripsikan oleh Leo Kanner.
Autisme infantil dini adalah terminologi yang diperkenalkan oleh psikiater Leo Kanner pada tahun 1943 untuk menggambarkan sekelompok anak yang menunjukkan isolasi sosial yang ekstrem sejak awal kehidupan, kebutuhan akan kesamaan (insistence on sameness), dan keterlambatan atau ketidaknormalan dalam perkembangan bahasa. Pada masa itu, kondisi ini dianggap sebagai entitas klinis yang unik dan berbeda dari skizofrenia anak, yang merupakan kemajuan besar dalam klasifikasi diagnostik psikiatri.
Kini, istilah ini telah digantikan oleh kategori yang lebih luas yaitu Gangguan Spektrum Autisme (ASD) dalam DSM-5. Deskripsi Kanner tentang autisme infantil dini tetap menjadi fondasi penting dalam pemahaman klinis modern mengenai autisme, terutama fokusnya pada defisit komunikasi sosial dan pola perilaku berulang. Meskipun penyebab pastinya masih terus diteliti, para ahli setuju bahwa faktor genetik dan perkembangan saraf memainkan peran kunci dalam kemunculan gangguan ini pada masa kanak-kanak awal.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Kanner, L. (1943). Autistic disturbances of affective contact.
- American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (5th ed.).
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.